Jumat, 31 Juli 2026

Cerita Tentang Rindu

Pernah terpikirkan
meniadakan semua catatan tentangmu
yang telah bergerak melampaui waktu
lalu bersemayam di ruang tanpa kata. 

"Mengapa?" 
"Ini titah-Nya"
"Kau bahagia sekarang?"
"Ya." 
"Walau tanpa aku?" 
Kau tak menjawab. Hatiku luka 

Kupandangi gundukan tanah itu 
Dengan rindu yang hampir meledak 
Dan kau tetap saja membeku, lukaku perih

Aliran air mataku kini hanya tersisa jejak
duka yang tertahan
telah mewujud sembilu
dialog kita bahkan sudah lama berakhir

Berharap kau masih punya rindu 
Pada jiwaku yang masih tertinggal di bumi?
Apa bisa? 

Pada akhirnya aku harus meyakinkan diri
bahwa sebenarnya rindu
hanya jadi milik manusia bernyawa
Dan untukmu, selesai sudah.
 

Unggulan

Cerita dari Masa Lalu #2

  Klik untuk membaca bagian sebelumnya Ekspresi kecewa, jelas terlukis di wajah Resti. Menelpon balik? Resti menghilangkan kemungkinan itu....